Friday, September 28, 2012

Transistor

P-N Junction.
P-N Junction
Junction (persambungan) adalah daerah tempat tipe-P dan tipe-N disambung. Dioda junction adalah nama lain untuk  kristal P-N. Pada gambar 1 di bawah ini ditunjukkan simbol dioda dan dioda junction tanpa bias tegangan. Sisi P mempunyai banyak hole dan sisi N banyak elektron pita konduksi .
     
  Gambar 1 . Simbol Dioda dan Junction Dioda
Lapisan pengosongan
Gambar ilustrasi di atas menunjukkan sambungan PN dengan sedikit porsi kecil yang disebut lapisan kosong (depletion layer). Di daerah tersebut terdapat keseimbangan antara hole dan elektron.Pada sisi P banyak terbentuk hole-hole yang siap menerima elektron, sedangkan di sisi N banyak terdapat elektron-elektron yang siap untuk bebas.
Elektron pada sisi N  cenderung berdifusi ke segala arah, beberapa elektron berdifusi melewati junction. Setiap kali elektron berdifusi melalui juction akan menciptakan sepasang ion.Tanda positif berwarna merah  menandakan ion positif dan tanda negatif berwarna merah menandakan ion negatif.
Tiap pasang ion positif dan ion negatif pada gambar 2 disebut dipole. Penciptaan dipole berarti satu elektron pita konduksi dan satu hole telah dikeluarkan dari sirkulasi. Jika terbentuk sejumlah  dipole, daerah dekat junction dikosongkan dari muatan-muatan , daerah kosong ini  disebut dengan daerah /lapisan pengosongan yang lebarnya 0,5 µm.
Gambar 2. Dipole pada P-N Junction
Tegangan barrier ( rintangan )
Pembangkitan tegangan barrier bergantung pada suhu junction, suhu yang lebih tinggi menciptakan banyak pasangan elektron dan hole, sehingga aliran pembawa minoritas melewati juction bertambah. Pada suhu 25°C Potensial Barier pada dioda germanium (Ge)= 0,3 V dan dioda silikon (Si ) = 0,7 V.Potensial barrier tersebut berkurang 2,5 mV untuk setiap kenaikan 1 derajat Celcius.


Bias Pada P-N Junction.
BIAS PADA LAPISAN P-N
Forward bias pada lapisan P-N
Gambar ilustrasi di bawah menunjukkan sambungan PN.Terminal negatif sumber/batery dihubungkan dengan bahan tipe-N dan terminal positif dihubungkan dengan bahan tipe-P, atau tegangan potensial sisi P lebih besar dari sisi N sehingga elektron dari sisi N akan bergerak untuk mengisi hole di sisi P. Kalau elektron mengisi hole disisi P, akan terbentuk hole pada sisi N karena ditinggal elektron. Ini disebut aliran hole dari P menuju N. Kalau mengunakan terminologi arus listrik, dikatakan terjadi arus listrik dari sisi P ke sisi N. Bias ini disebut bias maju (foward ) 

Reverse bias pada lapisan P-N
Pada sambungan reverse bias terminal negatif sumber/battery dihubungkan dengan bahan tipe-P dan terminal positif dihubungkan dengan bahan tipe-N. Pada kondisi ini hole dan elektron bergerak menuju ke ujung-ujung kristal (menjauhi junction), dimana elektron akan meninggalkan ion positif dan hole akan meninggalkan ion negatif oleh sebab itu lapisan pengosongan akan bertambah lebar.Makin besar bias makin lebar pula lapisan pengosongan , oleh karena itu arus listrik sulit/tidak bisa mengalir dari sisi P ke N.Bias ini disebut bias balik (reverse )

 
Transistor Bipolar
Transistor Junction
Transistor merupakan dua dioda dengan dua persambungan ( bi junction ).Dilihat dari susunan materialnya ada dua jenis transistor, yaitu transistor PNP dan NPN. Ujung-ujung terminal transistor masing-masing disebut emitor, basis dan kolektor. Pada simbol transistor basis selalu berada di tengah di antara emitor dan kolektor. Transistor ini disebut transistor bipolar,  karena struktur dan prinsip kerjanya bergantung pada perpindahan elektron dari kutub negatif mengisi kekurangan elektron (hole) ke kutub positif.
Fungsi utama pembuatan transistor adalah sebagai penguat (amplifier). Karena sifatnya, transistor ini dapat digunakan dalam keperluan lain, misalnya sebagai suatu saklar elektronis.
Susunan fisik  transistor merupakan sambungan  dari bahan semikonduktor tipe P dan tipe N, seperti digambarkan pada gambar 1.
Gambar 1. Susunan fisik transistor
Gambar rangkaian pengganti transistor identik dengan dua buah dioda yang dipasang saling bertolak belakang seperti terlihat pada gambar 2.
 
Gambar 2. Rangkaian pengganti transistor
Ada dua macam jenis transistor, yaitu jenis PNP dan NPN yang simbolnya diperlihatkan pada gambar 3.
Gambar 3. Simbol transistor
Contoh bentuk-bentuk fisik transistor bipolar
Gambar 4 Bentuk-bentuk fisik transistor bipolar


Pembiasan pada Transistor NPN
Transistor bipolar memiliki dua junction yaitu junction Emitor – Basis dan Junction  Basis-Kolektor. Seperti pada dioda, arus listrik akan mengalir jika material P diberi bias positif, yaitu jika tegangan pada material P lebih positif dari material N. Pada gambar ilustrasi transistor NPN berikut ini, junction basis-emiter diberi bias positif (forward bias) sedangkan basis-kolektor mendapat bias negatif (reverse bias). 
Karena basis-emiter mendapat bias foward seperti pada dioda, elektron mengalir dari emiter menuju basis. Kolektor pada rangkaian ini lebih positif sebab mendapat tegangan positif. Karena kolektor ini lebih positif, aliran elektron bergerak menuju kutub + battery . Bila tidak ada kolektor, seluruh aliran elektron akan menuju basis, seperti pada dioda. Karena lebar basis yang sangat tipis, maka hanya sebagian kecil  elektron yang dapat bergabung dengan hole yang ada pada basis. Sebagian besar elektron  akan menembus lapisan basis menuju kolektor. Inilah alasannya mengapa jika dua dioda digabungkan tidak dapat menjadi  sebuah transistor.Persyaratannya adalah lebar basis harus sangat tipis sehingga dapat ditembus oleh elektron. 
Jika tegangan basis-emitor dibalik (reverse bias), tidak akan terjadi aliran elektron dari emitor menuju kolektor. Jika basis – emitor diberi bias maju (forward bias), maka elektron pada emitor akan mengalir menuju kolektor dan besarnya sebanding dengan besar arus bias basis yang diberikan. Dengan demikian ternyata, arus basis mengatur banyaknya elektron yang mengalir dari emitor menuju kolektor.  Ini  yang dinamakan efek penguatan transistor, karena arus basis yang kecil menghasilkan arus emitor-kolektor yang lebih besar. Istilah amplifier (penguatan) menjadi kurang tepat, karena dengan penjelasan tersebut sebenarnya yang terjadi bukan penguatan, melainkan arus yang lebih kecil mengontrol aliran arus yang lebih besar. Juga dapat dijelaskan bahwa basis mengatur,  membuka dan menutup aliran arus emiter-kolektor sehingga berfungsi sebagai saklar (switch on/off).
  


Pembiasan Pada Transistor PNP
Pada transistor PNP, fenomena yang sama dapat dijelaskan dengan memberikan bias seperti pada gambar berikut. Dalam hal ini yang disebut perpindahan arus adalah arus hole. Karena emitor-basis mendapat bias foward maka seperti pada dioda, hole mengalir dari emitor menuju basis. Kolektor pada rangkaian ini lebih negatif sebab mendapat tegangan negatif. Karena kolektor ini lebih negatif,  aliran hole bergerak menuju kutub negatif battery ini. Bila tidak ada kolektor, seluruh aliran hole akan menuju basis seperti pada dioda. Tetapi karena lebar basis yang sangat tipis, hanya sebagian kecil hole yang dapat bergabung dengan elektron yang ada pada basis. Sebagian besar akan menembus lapisan basis menuju kolektor. Inilah alasannya mengapa jika dua dioda digabungkan tidak dapat menjadi  sebuah transistor. Persyaratannya adalah lebar basis harus sangat tipis sehingga dapat dilalui oleh hole. 
 
   


Transformator ( Trafo )

Prinsip Kerja Transformator
Komponen Transformator (trafo)
Transformator (trafo) adalah alat yang digunakan untuk menaikkan atau menurunkan tegangan bolak-balik (AC). Transformator terdiri dari 3 komponen pokok yaitu: kumparan pertama (primer) yang bertindak sebagai input, kumparan kedua (skunder) yang bertindak sebagai output, dan inti besi yang berfungsi untuk memperkuat medan magnet yang dihasilkan.

Bagian-Bagian Transformator

Contoh Transformator                    Lambang Transformator
Prinsip Kerja Transformator
Prinsip kerja dari sebuah transformator adalah sebagai berikut. Ketika Kumparan primer dihubungkan dengan sumber tegangan bolak-balik, perubahan arus listrik pada kumparan primer menimbulkan medan magnet yang berubah. Medan magnet yang berubah diperkuat oleh adanya inti besi dan dihantarkan inti besi ke kumparan sekunder, sehingga pada ujung-ujung kumparan sekunder akan timbul ggl induksi. Efek ini dinamakan induktansi timbal-balik (mutual inductance).
Pada skema transformator di samping, ketika arus listrik dari sumber tegangan yang mengalir pada kumparan primer berbalik arah (berubah polaritasnya) medan magnet yang dihasilkan akan berubah arah sehingga arus listrik yang dihasilkan pada kumparan sekunder akan berubah polaritasnya.






Hubungan antara tegangan primer, jumlah lilitan primer, tegangan sekunder, dan jumlah lilitan sekunder, dapat dinyatakan dalam persamaan:




Vp = tegangan primer (volt)
Vs = tegangan sekunder (volt)
Np = jumlah lilitan primer
Ns = jumlah lilitan sekunder
Simbol Transformator
Berdasarkan perbandingan antara jumlah lilitan primer dan jumlah lilitan skunder transformator ada dua jenis yaitu:
  1. Transformator step up yaitu transformator yang mengubah tegangan bolak-balik rendah menjadi tinggi, transformator ini mempunyai jumlah lilitan kumparan sekunder lebih banyak daripada jumlah lilitan primer (Ns > Np).
  2. Transformator step down yaitu transformator yang mengubah tegangan bolak-balik tinggi menjadi rendah, transformator ini mempunyai jumlah lilitan kumparan primer lebih banyak daripada jumlah lilitan sekunder (Np > Ns).
Pada transformator (trafo) besarnya tegangan yang dikeluarkan oleh kumparan sekunder adalah:
  1. Sebanding dengan banyaknya lilitan sekunder (Vs ~ Ns).
  2. Sebanding dengan besarnya tegangan primer ( VS ~ VP).
  3. Berbanding terbalik dengan banyaknya lilitan primer,
Sehingga dapat dituliskan:

Penggunaan Transformator
Transformator (trafo) digunakan pada peralatan listrik terutama yang memerlukan perubahan atau penyesuaian besarnya tegangan bolak-balik. Misal radio memerlukan tegangan 12 volt padahal listrik dari PLN 220 volt, maka diperlukan transformator untuk mengubah tegangan listrik bolak-balik 220 volt menjadi tegangan listrik bolak-balik 12 volt. Contoh alat listrik yang memerlukan transformator adalah: TV, komputer, mesin foto kopi, gardu listrik dan sebagainya.
Contoh cara menghitung jumlah lilitan sekunder:
Untuk menyalakan lampu 10 volt dengan tegangan listrik dari PLN 220 volt digunakan transformator step down. Jika jumlah lilitan primer transformator 1.100 lilitan, berapakah jumlah lilitan pada kumparan sekundernya ?
Penyelesaian:
Diketahui:   Vp = 220 V
                  Vs = 10 V
                  Np = 1100 lilitan

Ditanyakan: Ns = ........... ?

Jawab:
              

Jadi, banyaknya lilitan sekunder adalah 50 lilitan

Saturday, September 1, 2012

Wednesday, July 18, 2012

Kerusakan Harddisk

Berikut beberapa tingkatan kerusakan harddisk dan bagaimana cara memperbaikiya : 
  1. Kerusakan yg terjadi biasanya disebabkan Bad sector. Untuk menanganinya ada beberapa cara dan variasi percobaan, disesuaikan dengan merk harddisk dan banyaknya bad sector.
    • Untuk penangan awal bisa gunakan perintah FORMAT C:/C (sesuaikan dengan drive yg akan diformat). /C digunakan untuk mebersihkan cluster yg rusak.
    • Langkah kedua jika belum berhasil bisa gunakan program Disk Manager dari masing-masing pabrik pembuat Harddisk.
    • Jika belum berhasil juga anda bisa gunakan software HDDREG , silahkan download di internet programnya.
    • Jika belum berhasil coba cara Low Level Format atau Zero File.
    • Jika masih belum bisa, anda bisa lakukan pemotongan sector harddisk yg rusak, dengan cara membaginya dan tidak menggunakan sector yang rusak.
  2. Kerusakan yang terjadi adalah Kehilangan Partisi Harddisk dan Data . Ini bisa disebabkan oleh virus atau kesalahan menggunakan program utility. Ada yg perlu diperhatikan dalam mengembalikan Partisi harddisk yang hilang, yaitu kapasitas harddisk dan Jenis File Systemnya. Partisi dengan File System FAT lebih mudah dikembalikan dibanding NTFS atau File System Linux.
    • Cek terlebih dahulu partisi harddisk dengan menggunakan FDISK atau Disk Manager
    • Untuk mengembalikannya bisa gunakan software seperti Acronis Disk Director, Handy Recovery, Stellar Phoniex dll.
  3. Kerusakan yg menyebabkan harddisk terdeteksi di BIOS tetapi tidak bisa digunakan, selalu muncul pesan error pada saat komputer melakukan POST. Biasanya ini disebabkan FIRMWARE dari harddisk tersebut yg bermasalah. Untuk gejala ini banyak terjadi pada harddisk merk Maxtor dengan seri nama-nama Dewa. Untuk memperbaikinya anda bisa download program Firmware dari website merk harddisk tersebut.
  4. Kerusakan yang menyebabkan Harddisk benar tidak terdeteksi oleh BIOS dan tidak bisa digunakan lagi. Ini level yang tersulit menurut saya. Karena untuk perbaikannya kita butuh sedikit utak atik perangkat elektronika dan komponen dalamnya. Menganggulangi harddisk yang tidak terdeteksi oleh BIOS banyak cara.
    • Mengecek arus listrik yg mengalir ke harddisk
    • Mengganti IC pada mainboard Harddisk
    • Buka Penutup Cover harddisk dan cek posisi Head harddisk
    • Cara yg extreme harddisk yg rusak bisa dikanibal dengan harddisk yg lain yg keruskan berbeda, bisa dengan cara mengganti maiboardnya atau mengambil IC nya.

Tuesday, April 3, 2012

Wednesday, March 21, 2012

Nilai US 2012


Berikut ini daftar nilai hasil
UJIAN SEKOLAH
SMKN 53 Jakarta

Nama Peserta





Nilai
Ade Kurniawan Putra





50
Aditia Reksa Prasetio





53
Agam Hardiansyah





60
Agung Tri Laksono





83
Ahmad Abdul Holiq





55
Ahmad Riandi





58
Ahmad Riyadi





53
Andika Agung Pamungkas





58
Andri Prasetiyo





50
Ardhyta Yudhiestira





50
Arief Pandu Ageng





55
Asep Rohman





48
Basthomi Taher





68
Bobby Winata





65
Dika Pratama





65
Dikha Aditia Putra





68
Edward Pangestu





50
Erwin Agung Pangestu





58
Harry Wanto





58
Heri Pambudi





93
Herianto





73
Irpan Asep Susilo





80
Irwan Julianto





68
Ismiaji Bagus Jaya





63
Imam Tauhid





60
Jimmy Darman F





55
Kanjul Ares A





60
Kevin Noviansyah





55
Lendra Sucinanto





68
M Aqli Yusuf





78
M Hijri Fahmi





85
M Khadafi A





83
M Wahyu





75
Oktafianus





68
Prandy Nanto





73
Rendra Pebrian





73
Rendy





63
Riandy Eka P





85
Ridwan Nur





85
Rizky Bagus P





60
Rochmat Nur





80
Septian Andika





63
Syarif H





73
Tiffani





70
Untari Eka S





70

Saturday, December 3, 2011

RESETTER

Tutorial Reseter-Reset Printer Epson C90


Buat anda yang menggunakan printer dengan merk Epson terutama tipe C90, mungkin sudah ada yg pernah mengalami yang namanya blinking. Blinking pada printer ini biasanya ada 2 jenis. Yang pertama blinking karena counter telah mencapai batas maksimalnya (100%). Counter ini sepertinya memang dipasang oleh produsen salah satu fungsinya sebagai pengingat (alarm) bahwa printer sudah mencapai kerja puncaknya. Namun hal ini bukan berarti kita tidak bisa mengembalikan lagi nilainya ke 0 %, kita bisa mengembalikan lagi nilai counter tersebut yaitu dengan cara melakukan reset (clear) counter dengan menggunakan software yang dibuat oleh produsen. Saya juga dapatnya dari internet hehehe. Blinking jenis kedua biasanya penyebabnya diluar dari counter. Misal catridge tidak terdeteksi, atau selang (yang menggunakan infus) menghalangi jalur catridge, tabung tinta kosong, dan lain-lain.

Beberapa kali pengalaman saya mereset tipe ini, ciri utama kalau terjadi blinking akibat counter penuh yaitu pada saat printer dinyalakan, catridge tidak bergerak, lampu led power nyala namun ada led merah (kalo ggak salah) yang nyala juga.Apabila kondisinya seperti itu, biasanya karena counter yang penuh. Namun apabila Catridge sempet ada gerakan biasanya bukan karena counter namun karena hal lain seperti dijelaskan di atas. Nah Tutorial yang akan saya jelaskan yaitu mengatasi Blinking yang jenis Pertama. Langsung saja, untuk Mereset counter Epson C90 syarat mutlaknya kita harus memiliki software reseternya. Apabila anda belum memilikinya anda dapat mendownloadnya disini.

Link 1

Sudah didownload?? kemudian coba diekstrak file tadi, dan ada yg berbentuk text (.txt) yang isinya tanggal untuk mereset. Ada ggak ??
Nah kalo sudah lengkap tinggal ikuti petunjuk saya, sebagai berikut :
1. Driver printer epson c90 harus sudah terpasang (terinstall). Printer harus dalam keadaan ON dan kabel USB sudah disambungkan.



2. pada desktop winxp sebelah kanan bawah ada taskbar waktu, klik kanan>adjust date/time.



3. Rubah tanggal menjadi tanggal 15 Juli 2007 kemudian klik Ok.


Rubah tanggalnya menjadi seperti ini :



4. Masuk ke folder Reseter yang tadi sudah diekstrak (boleh diletakan di drive mana saja).
5. cari file adjprog.exe kemudian klik (ingat!! tanggal harus sudah dirubah ke tanggal 15 Juli 2007)
6. Nanti muncul seperti gambar berikut :



7. klik accept
8. Pilih Particular adjustment mode



9. Pilih wast ink pad counter



10. Pastikan USB sudah terpasang dan printer dalam posisi On.
11. Klik Check



12.Klik ok
13. Muncul konfirmasi bahwa pad counter sudah dibaca



14. klik ok
15. Akan terlihat hasilnya seperti pada gambar



16. pada gambar terlihat bahwa pad memiliki nilai 1538 point sedangkan maksimalnya yaitu 7800 point. Artinya counter belum mencapai 100% atau belum penuh. karena memang punya saya tidak ngeblink hehehe
17. Andaikan (kok jadi berandai2) nilainya sama dengan nilai max atau dalam persentase (di bawahnya) 100% berarti harus direset.
18. Anggap saja harus direset, untuk mereset klik Initialization
19. Nanti anda disuruh untuk mematikan printer, dan kemudian menghidupkannya lagi. ggak ada screen shotnya, soalnya punya saya ggak ngeblink (mudah2an jangan ya ....) entar baca aja sendiri konfirmasinya ya... kalo ggak ngerti inggris buka kamus aja hihii.
20. Kemudian disuruh untuk check lagi, nah liat apakah nilainya udah 0% ?? kalo sudah berarti printer kita sudah berhasil direset. Keluarin software resetnya en rubah kembali tanggal komputernya, jangan lupa


Tutorial Reseter-Reset Printer Canon IP 1880


Canon IP 1880 merupakan seri printer yang ditujukan buat kalangan consumer (pengguna biasa). Dibanding pendahulunya yaitu seri IP 1700, IP 1880 memiliki perbedaan yang mencolok dalam hal bentuk fisik. Dibalut dengan warna hitam dan memiliki bentuk fisik yang agak gendut. Kualitas foto yang dihasilkan yaitu 4800 dpi, dengan kecepatan yang dimilikinya yaitu 20 ppm untuk cetak hitam dan 16 ppm untuk cetak warna.Dengan kelebihan yang dimilikinya, cocok untuk digunakan oleh pengguna biasa. Namun dibalik keunggulannya itu, ada beberapa kelemahan yang sangat mengganggu. Hal yang paling banyak dikeluhkan oleh konsumen yaitu mengenai Blinking. Blinking biasanya terjadi apabila counter yang terpasang pada printer tersebut telah mencapai nilai maksimalnya. Nilai maksimal sendiri ditentukan oleh produsennya. Sepertinya counter dibuat/dipasang sebagai pengingat bahwa printer telah bekerja maksimal sesuai kapasitas yang dimilikinya. Syarat utama untuk meresepet printer anda harus memiliki software reseternya dulu. Untuk mendapatkannya dapat diklik disini

Link 1

Apabila software reseternya sudah didownload, ekstrak software tersebut menggunakan winzip atau winrar. kemudian pastikan atribut file nya tidak dalam status read only.
Untuk reset printer Canon berbeda dengan reset printer epson, kalau printer canon printer harus dalam keadaan service mode / reset manual/temporer. untuk IP 1880 cara reset manual/temporernya sebagai berikut :

1. kalo blinking, pijit tombol resume selama 5-10 detik.
2. kemudian buka cover printernya
3. cabut semua catridgenya
4. pasang lagi
5. Matikan printer dengan menekan tombol power
6. Hidupkan lagi
7. Lihat masih blinking ggak

Kalo sudah tidak ngeblink lagi, kita masuk ke tahap selanjutnya yaitu menjalankan software reseternya.
Oh ya sebelumnya driver printer dan printernya harus sudah dalam posisi hidup atau aktif
1. Masuk ke folder reseternya
2. Klik GeneralTool.exe
3. maka muncul gambar seperti berikut :


Ikuti langkahnya :
1. Pastikan Port USB sudah terpasang
2. Klik Lock Release
3. Cheklist EEProm Clear
4. Sebelumnya pasang dulu kertas, kemudian Klik Test Pattern 1
4. Kalau printer langsung proses cetak, biasanya Blinknya udah hilang.


Tutorial Reseter-Reset Printer Canon IP 1700,1300,1200,2200


Setelah kenyang menulis tutorial reseter Epson C90, Reseter Epson C58, Reseter Canon 1880, sekarang mulai menggeliat lagi buat mengupdate blog ini. Sebenarnya ingin menulis hal yang lain selain Reseter, namun karena inspirasi belum menghampiri, maka yang sekarang akan ditulis yaitu tutorial reseter Canon IP Pixma type 1200, 1300, 1600, 1700. Inspirasi ini datang karena ingat pengalaman saja, soalnya dulu sudah biasa mereset type ini. Nah sekarang mungkin waktunya untuk ditularkan caranya kepada yang membutuhkan (asal jangan penyakit aja hihihi). Mumpung bulan puasa juga,
semoga banyak yang mendoakan aku :D. Ok langsung saja, untuk reseter type pixma yg ini, ada perbedaan dengan reseter ip 1880, terutama mengenai mengaktifkan service mode (reset temporer). Namun sebelum menuju service mode/reset manual, baiknya anda download dulu software reseternya. Silahkan klik link di bawah ini :

Reseter IP 1200
Reseter IP 1300
Reseter IP 1600
Reseter IP 1700

Nah setelah selesai mendownload, ekstrak file-file tadi, lihat attribut filenya, jangan sampai ada yang Read Only. Selanjutnya, masuk tahap service mode/reset manual.
Untuk reset manual langkah-langkahnya sebagai berikut :
1. Matikan Printer
2. Cabut Kabel Listrik dari Printer
3. Hidupkan printer dengan cara : Tekan tombol Power jangan dilepas,

kemudian masukan kabel listrik/power, Sambil jari menekan tombol power, tekan tombol resume sebanyak 2 kali menggunakan jari yang lainnya. Kemudian lepaskan Tombol Power.
4. Printer akan hidup, nah kalau lampu led/indikatornya sudah berwarna hijau (tidak blinking), artinya anda sudah berhasil mengaktifkan service mode/reset manual.
5. Nah selanjutnya klik software reseternya, secara umum gambarnya sebagai
berikut :

IP 1700,1300



IP 1200,1200,1600



Lakukan instruksi berdasarkan no urutnya. Penjelasannya sebagai berikut :
Oh ya sebelumnya driver printer dan printernya harus sudah dalam posisi hidup atau aktif.
1. Masuk ke folder reseternya
2. Klik GeneralTool.exe
3. maka muncul gambar seperti tersebut di atas :
Ikuti langkahnya :
1. Pastikan Port USB sudah terpasang
2. Klik Lock Release
3. Cheklist EEProm Clear
4. Sebelumnya pasang dulu kertas, kemudian Klik Test Pattern 1
4. Kalau printer langsung proses cetak, biasanya Blinknya udah hilang.


Tutorial Reseter-Reset Printer Epson C58


Panduan untuk mereset Blinking Printer Epson C58. Memang tipe ini sudah tidak produksi lagi atau istilah kerennya diskontinu. Namun bagi yang masih menggunakannya mungkin akan memerlukan tutorial/panduan ini. Secara umum prinsipnya sama saja dengan Reset printer epson c90, namun softwarenya yang berbeda.
Langsung saja ya, Pertama download dulu software reseternya, anda dapat mendownloadnya di sini :

Link 1

Sudah didownload??
kalau sudah ikuti tahapan-tahapannya sebagai berikut :

1. Koneksikan Printer dengan CPU, Port USB harus terdeteksi
2. Ubah tanggal Komputer menjadi 18-12-2006, Caranya :





Rubah tanggalnya menjadi 18 Desember 2006, Klik Apply dan Ok.

3. Copy kan Folder Reseter C58 ke Hardisk (ke Drive C)
4. Jalankan file AdjProg.exe (ingat!! tanggal komputer harus sudah diset ke
18 Desember 2006.



5. Pilih Accept



6. Pilih Particular adjustment Mode



7. Pilih Waste ink pad counter



8. Klik Check lihat apakah sudah 100% counternya
9. Klik Initialization
10. Klik Finish
11. Keluar dari Proggram >>> Klik Previous >> Quit
12. Matikan Printer
13. Hidupkan Lagi Printer
14. Masuk ke Program Reseter seperti No. 5-7
15. Jangan klik Check lagi LANGSUNG aja klik INITIALIZATION
16. Muncul jendela untuk mematikan printer
17. terus Hidupkan printer
18. coba klik check, apakah waste ink pad nya 0 %
19. kalau sudah berarti perinter anda sudah ter reset
20. Terima kasih


Tutorial Reseter-Reset Printer Canon IP 1880


Canon IP 1880 merupakan seri printer yang ditujukan buat kalangan consumer (pengguna biasa). Dibanding pendahulunya yaitu seri IP 1700, IP 1880 memiliki perbedaan yang mencolok dalam hal bentuk fisik. Dibalut dengan warna hitam dan memiliki bentuk fisik yang agak gendut. Kualitas foto yang dihasilkan yaitu 4800 dpi, dengan kecepatan yang dimilikinya yaitu 20 ppm untuk cetak hitam dan 16 ppm untuk cetak warna.Dengan kelebihan yang dimilikinya, cocok untuk digunakan oleh pengguna biasa. Namun dibalik keunggulannya itu, ada beberapa kelemahan yang sangat mengganggu. Untuk Canon 1880 ada 2 cara menghilangkan blinking, yang pertama dengan cara manual namun hanya bersifat temporer (tidak permanen) dan yang kedua dengan menggunakan software atau software reseter. Syarat utama untuk meresepet printer anda harus memiliki software reseternya dulu. Untuk mendapatkannya dapat diklik disini

Link 1

Apabila software reseternya sudah didownload, ekstrak software tersebut menggunakan winzip atau winrar. kemudian pastikan atribut file nya tidak dalam status read only.
Untuk reset printer Canon berbeda dengan reset printer epson, kalau printer canon printer harus dalam keadaan service mode / reset manual/temporer. untuk IP 1880 cara reset manual/temporernya sebagai berikut :

1. kalo blinking, pijit tombol resume selama 5-10 detik.
2. kemudian buka cover printernya
3. cabut semua catridgenya
4. pasang lagi
5. Matikan printer dengan menekan tombol power
6. Hidupkan lagi
7. Lihat masih blinking ggak

Kalo sudah tidak ngeblink lagi, kita masuk ke tahap selanjutnya yaitu menjalankan software reseternya.
Oh ya sebelumnya driver printer dan printernya harus sudah dalam posisi hidup atau aktif
1. Masuk ke folder reseternya
2. Klik GeneralTool.exe
3. maka muncul gambar seperti berikut :


Ikuti langkahnya :
1. Pastikan Port USB sudah terpasang
2. Klik Lock Release
3. Cheklist EEProm Clear
4. Sebelumnya pasang dulu kertas, kemudian Klik Test Pattern 1
4. Kalau printer langsung proses cetak, biasanya Blinknya udah hilang.


Resetter Epson T-11

Resetter buat Epson T-11. Meskipun Type ini bukan termasuk jajaran produk baru lagi dari Epson, namun saya perkirakan penggunanya cukup banyak, sehingga kalau terjadi ngeblink atau musti diservice, adanya resetter ini cukup membantu menekan pengeluaran biaya maintenance printer, setidaknya ggak perlu ke Service Center Epson hehehe.


Mudah2an Bermanfaat.

Download Resetter